Kamis, 19 April 2012

Soal rasa nggak penting, sensasinya yang penting

kue balok
Dateng kesuatu daerah senengnya cari-cari yang nggak ada di Jakarta atau hal aneh yang bisa diceritaiin kebanyak orang, klo hal yang biasa mungkin orang lain sudah tau dan nggak tertarik lagi baca atau dengerun cerita-cerita ku. salah satunya kue balok dari daerah parongpong, soreang, jawa barat ini.  
Bentuknya persegi panjang, klo rasanya biasa aja. Tapi klo makannya bareng minum teh manis panas dengan udara dinginnya parongpong yang berada didasar kaki gunung kok rasanya jadi luar biasa ya. Berarti terpecahkankan soal enak atau nggak enak makanan tergantung suasana, cuaca, siapa yg ada disamping kita, angin yang berhembus bukan sekedar rasa dari makanan tersebut. ini yang disebut sensasi ketika makan sesuatu.
Dan senengnya lagi ibu pemilik toko kue ini dengan seneng hati menjawab, pertannyaan-pertannyaan ku, hmmm terpecahkan lagi, klo jualan ternyata harus ramah dan sabar ngejawab apa aja yang ditanya pembeli, apalagi klo pembelinya cerewet dan soakrab. Dan tempatnya berjualan kue balok ini diluar rapih, bersih, nyaman. Tapi yang ada justru panas, gelap dan debu dari oven plus asap dimana-mana. Sekali lagi bukan soal rasa apa yang kita makan, tapi ketika makan sesuatu itu seluruh indra kita terstimulasi baik dari mata, lidah, kulit, hidung dan tangan yang akhirnya terrekam dalam otak, hmmm jadi sesuatu yang tidak terlupakan.
Oven model ini cara kerjannya sama dengan oven-oven yang ada sekarang. Ada Api bawah berupa bara api, dan api atas berupa kaleng persegi yang di taruh diatas kue setelah adonan kue dituang kedalam loyang kotak persegi panjang.
oven antik

Jumat, 23 Maret 2012

Jalan-jalan ke Pondok Madani dengan Ahmad Fuadi

Ternyata kekuatan buku untuk merubah, menginspirasi orang lain itu sangat kuat, atau karna faktor publikasi yang lumayan ada dimana-mana yg bikin penasaran. Kalo ga ikut baca dikira ga tren' tapi apapun alasan membaca buku ya... lumayan banyak membantu otak bekerja lebih aktif dari biasanya.

Setelah membaca buku "Negri 5 Menara" lumayan bikin semangat dan sedikit tau gambaran tentang kehidupan pesantren. Buku yang bercerita tentang Alif, Baso, Raja, Said, Dulmajid dan Atang ini banyak kosakata2 bahasa arab yg jarang kita mengerti. Kalau masih bahasa inggris paling nggak kita sedikit tau dan klo nggak tau bisa buka kamus bahasa inggris. Tapi kosa kata bahasa arab, mau buka kamus nggak punya.

Alasan semangat baca buku "Negri 5 Menara" pengennya salah satu anakku ada yang bisa masuk pesantren, atau pengennya salah satu anakku ada yg bisa seperti Ahmad Fuadi yang bisa dapet beasiswa keluar negeri gratis. Mudah-mudahan keinginan-keinginan ini dapat terwujud, seperti halnya cita-cita para saibul menara ini ketika mereka memandang awan yang berbentuk negara-negara di 5 benua di dunia. Dibantu dengan tekat  "Man Jadda Wajada"nya walaupun kata alif dewasa itu saja tidak cukup, harus ditabah lagi dengan mantera "Man Shabara Zhafira" (siapa yang sabar akan beruntung).

Ahmad Fuadi termasuk orang yang sukses membagi-bagikan semangat, pikirannya, pengalaman-pengalamannya dalam buku ini. Sukses membawa saya kedalam dunia dia, kedunia yang tidak pernah saya tau, merasakan bagaimana perasaan amak yang sedih ketika alif ingin pulang karna ingin ikut ujian masuk perguruan tinggi, merasakan tekat Baso  menghapal Al Quran demi orang tuannya yang sudah meninggal agar dapat masuk surga, merasakan semangat para saibul menara dan semua santri di Pondok Madani belajar untuk menyambut ujian seperti menyambut hari besar. Ini semua pengalam penulis yang dibagikan kepada saya, pengalaman positif.




Senin, 13 Februari 2012

Manis Cookies

Mau buat judul atau nama produk/toko mikir bolak balik nggak ketemu jg, bingung dan terlalu banyak pertimbangan. Maunya Manis Cookies, enak didenger dan mudah pengucapannya.... tp saya tinggalnya dipinggiran kota jakarta/perbatasan Jakarta Bekasi.... lah kepasar aja sudah beda daerah.      
Yg saya kwatirkan nama bagus seperti Manis Cookies (dibaca manis kukis), dibaca warga setempat yg masih dominan betawi asli dan kurang paham bahasa inggris dibaca manis cokis lagi, lah kesalah pahaman ini klo berlanjut dari hari demi hari, bulan demi bulan bisa merusak nama produk ini... Lebih pada pencintraan yg kurang maksimal. 
Mau dikasih nama sendiri, nanti dikira narsis. Hmm yg lebih parah ada ide "gimana klo namanya sus rambutan" berhubung disebelah ada pohon rambutan....lah klo suatu hari pohon ini dipotong/ditebang jd nggak eksis lg dong produk ini. Pengennya sih nama yg mudah diucapkan semua kalangan dan eksis sepanjang waktu.. Apa ya???? Bingung sendiri, kadang bingung berdua... Tiba2 anakku dateng yg habis main game angry bird, "bu bagaimana kalau sus angry bird aja namanya...."



Selasa, 07 Februari 2012

Hilangkan Kata Andai DLm Kamus Bahasa Indonesia

 Andai.......Bila kata2 kata ini nggak pernah ada dalam kamus Bahasa Indonesia, mungkin nggak bakalan ada dilema, nggak jg bakalam muncul kata2 galau.....


Jumat, 03 Februari 2012

Versi prancisnya Choux Pastry

Choux pastry (kue sus)
Kue Sus
Kue sus ini sempat menjadi primadona selama beberapa tahun belakangan di daerah sekitar rumah, tapi akhirnya pemesan mulai berkurang dan kembali kepada sus asal alias sus yg tidak diberi coklat atau sus polos....
tapi sus tetep menjadi kue yg paling di cari, karna  paduan kulit yg gurih  dan vla yg manis hmmmm....